coba kita berpikir sejenak
- Biaya masuk awal kuliah termasuk sumbangan dll: Rp. 5.000.000,00
- SPP setiap semester: Rp. 1.250.000,00 X 8 semester: Rp. 10.000.000,00
- Kiriman per bulan untuk kos, makan dll: Rp. 500.000,00 X 12 bulan(untuk 1 tahun): Rp. 6.000.000,00. Jadi untuk kiriman uang kos, makan dll selama 4 tahun atau 48 bulan adalah Rp. 500.000,00 x 48: Rp. 24.000.000,00
- Biaya KKN: Rp. 1.500.000,00
- Tiket transport pulang kampung dianggarkan selama 4 thn: Rp. 3.000.000,00
- Biaya buku kuliah, laptop dan skripsi: Rp. 15.000.000,00
- Uang beli sepeda motor baru : Rp. 12.000.000,00
Nah setelah di total untuk sementara mahasiswa tersebut sudah menghabiskan: Rp. 5 juta + Rp. 10 juta + Rp. 24 juta + Rp. 1.5 juta + Rp. 3 juta+ Rp. 15 juta + Rp. 12 juta: TOTAL Rp. 70.5 juta.
Dari kalkulasi di atas akhirnya muncul data jika mahasiswa tersebut telah menghabiskan kira-kira Rp. 70.5 juta uang orang tuanya untuk menempuh studi di Jogja selama hampir 4 tahun. Sepintas hitungan tersebut kelihatan sederhana, namun setelah dilihat secara serius mahasiswa tersebut geleng-geleng kepala juga. Saya bersyukur karena akhirnya mahasiswa tersebut sadar jika dia sudah menghabiskan banyak sekali uang dan berjanji akan belajar secara serius. Untuk situasi sekarang ini apalagi BBM akan naik, sudah bisa dipastikan untuk kuliah S1 memerlukan dana 100jutaan lebih bagi mereka yang harus merantau.
Semoga cerita ini bermanfaat untuk memotivasi Anda supaya lebih serius ketika sekolah ataupun menempuh studi. Ternyata harga sebuah gelar sarjana tidaklah murah. Seorang calon sarjana harus mengeluarkan uang jutaan rupiah. Bagaimana Anda akan membayar semua ini ke orang tua? Bagaimana Anda akan memanfaatkan gelar sarjana hasil investasi jutaan rupiah? Jawabannya Ada pada diri kita masing-masing. Salam pendidikan.
sumber : http://subekti.com/2012/03/16/seberapa-banyak-uang-keluar-untuk-kuliah/