
Jumat, 28 Oktober 2011
pilih pilih MODEM !!
Modem ini merupakan suatu alat yang dapat menjembatani suatu komputer untuk dapat beroperasi dalam jaringan. khususnya jaringan internet dan biasanya dihubungkan dengan line telepon standar. Modem adalah singkatan dari Modulator-Demodulator Modulate adalah proses penerjemahan data dari digital ke analog sehingga bisa ditransmisikan. Demodulate adalah sebaliknya, proses menerjemahkan dari analog ke digital. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem”, seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Saat ini sedang trend “Wireless Internet Mobile” alias, “Internet Wireless Bergerak”. Nah, koneksi internet yang digunakan saat ini yaitu dengan menggunakan teknologi HSPA (High Speed Packet Access) atau UMTS(Universal Mobile Telecommunication Systems). Orang bilang sih teknologi ini dinamakan 3.5 G. Perangkat yang digunakan yaitu USB Stik Modem GSM/CDMA yang bisa dibawa kemana-mana. Sehingga memungkinkan pengguna Laptop untuk mengakses internet dimana saja dan kapan saja.
Saat ini sedang trend “Wireless Internet Mobile” alias, “Internet Wireless Bergerak”. Nah, koneksi internet yang digunakan saat ini yaitu dengan menggunakan teknologi HSPA (High Speed Packet Access) atau UMTS(Universal Mobile Telecommunication Systems). Orang bilang sih teknologi ini dinamakan 3.5 G. Perangkat yang digunakan yaitu USB Stik Modem GSM/CDMA yang bisa dibawa kemana-mana. Sehingga memungkinkan pengguna Laptop untuk mengakses internet dimana saja dan kapan saja.
Bila anda tertarik ingin menggunakan, berikut ini adalah tipsnya sebelum membeli :
1. Kualitas Modem.
Pilihlah modem yang murah harganya, namun bukan murahan. Sebuah modem yang berkualitas baik biasanya dapat menangkap signal GSM tanpa terputus-putus. Juga perhatikan software modemnya juga berkualitas. Yaitu, driver yang disertakan support terhadap OS Windows XP dan OS Windows Vista. Penginstalan tidak rumit dan cepat terdeteksi oleh komputer bila di cabut-pasang.
2. Garansi Modem.
Jangan lupa dengan hal yang satu ini. Beberapa toko penjual modem tidak memberikan garansi, jadi pilihlah toko yang memberikan garansi terhadap modem yang anda beli. Umumnya modem ada yang bergaransi 6 Bulan s.d 1 tahun.
3. Fasilitas Modem.
Pilihlah modem yang kaya fitur, misalnya support dengan kecepatan 3.6 Mbps dan 7.2 Mbps. Bisa menggunakan slot Micro-SD Card. USB Extension. Fitur Wireless Lan (Wifi). Fitur GPS. Support Eksternal Antena Indoor dan Outdoor, dll.
Tapi adakalanya fitur-fitur tersebut dapat mengakibatkan permasalahan lain pada modem anda, misalnya, modem selalu otomatis terkoneksi ke WiFi daripada ke GSM. Jadi bila anda tidak terlalu paham dengan fitur ekstra yang diberikan sebaiknya saya sarankan pilih modem yang standar saja.
4. Model Modem.
Jangan tertipu dengan modem yang mungil dan cantik. Tidak semua modem yang berbentuk cantik itu berkualitas bagus. Juga hindari modem yang bisa dilipat-lipat, karena konektor USBnya lebih cepat rusak.
5. Software Modem.
Semua modem dilengkapi dengan software untuk mengkonfigurasikan setting internet anda. Beberapa software modem memiliki settingan internet yang lengkap. Beberapa ada juga yang settingannya tidak dapat dimodifikasi lagi (Modem Locked). Pilihlah modem yang settingannya mudah dan tidak terlock oleh provider internet tertentu. Bila anda membeli modem yang ter-lock maka anda tidak dapat mengonta-ganti SIM-Card yang lain. Modem jenis ini biasanya modem yang ter-paket dengan salah satu provider internet.
6. Jenis Modem.
Ada 2 jenis SIM Card yang digunakan pada modem GSM dan CDMA, yaitu SIM Card CDMA (Misalnya Fren, Flexi, dll), dan SIM Card GSM (Misalnya Simpati, Three, Mentari, dll). Jangan sampai membeli Modem GSM jika hendak memakai kartu Flexi, begitu pula sebaliknya.
Kamis, 27 Oktober 2011
Emak-Emak Fesbuker Mencari Cinta
facebook... facebook... facebook....!!!
Sejak tahun 2008, Indonesia telah diguncang dengan kemunculan Facebook. Sempat muncul pesaing bernama Twitter, tetapi tampaknya masih tidak mampu merobohkan kegagahan Facebook. Tidak dipungkiri bahwa kejayaan ini tidak lepas dari usaha Mark Zuckerberg dalam membangun dunia Facebook. Uniknya di salah satu blog saya membaca bahwa facebook awalnya adalah situs untuk kontak jodoh. Well, kalau melihat berbagai fitur yang tersedia saat ini, tidak dipungkiri memang sangat mendukung untuk menjadikan Facebook sebagai "biro jodoh". hahaha
Bisa dilihat sekarang kan, bagaimana fesbuk ternyata sangat berjodoh dengan warga Indonesia. Jodoh memang tidak akan ke mana :P
Berjodohnya fesbuk ini ternyata ditanggapi dengan baik oleh para emak yang rupanya juga 'berjodoh' dengan situs jejaring yang satu ini.
"Emak-Emak Fesbuker Mencari Cinta"
Membaca judul di atas saya pribadi tertarik dengan buku bersampul dasar pink ini. Mungkin tidak hanya perempuan yang berstatus emak, tapi para gadis pun akan bertanya-tanya setelah membaca judulnya, "Gimana ya para emak 'pecandu' fesbuk bergulat dengan yang namanya facebook?"
Maka sukses lah, judul, penampilan sekaligus sinopsis buku ini menarik minat pembeli yang gandrung dengan facebook.
Seperti yang diperkirakan di awal, buku ini memang berisi kumpulan cerita dari para emak-emak saat "berkumpul" dengan fesbuk. Namun, saya pribadi merasa sebagian tulisan menceritakan hal yang sama. Kurang lebih poin cerita berisi pengalaman pertama ketemu fesbuk yang tidak terlalu dikenal, kemudian tentang positif-negatifnya fesbuk tergantung dari si pemakai, fesbuk melancarkan bisnis onlen, fesbuk bisa mempertemukan si Emak dengan teman-teman jadulnya.
Jujur, saya merasa bahwa tidak menemukan bagian yang menggemaskan pada cerita-cerita para emak ini. Setiap menemukan cerita yang 'senada', saya hanya bergumam, "Oh...sama kayak yang tadi." Memang beda cara penyampaiannya teatapi saya melihatnya penulis tidak memiliki fokus cerita, tidak ada sesuatu yang spesial dan (maaf) terasa monoton. Bahkan untuk contoh-contoh kasus yang disuguhkan pun hampir sama antara cerita satu dengan cerita yang lain.
Namun, terlepas dari semua kekurangan tersebut, saya menemukan cerita-cerita yang menurutku cantik dan ada poin yang ditonjolkan di sana. Di antaranya "Bukan Cinta Pertama" dimana saya merasa cerita ini layak untuk dijadikan ikon untuk buku ini. Si emak di sini menitik-beratkan pada cinta yang ditemukan lewat Facebook, sangat cocok dengan judul pada buku ini.
Selain itu masih ada beberapa cerita yang saya nikmati, seperti 'Dalam Sekelipan Mata', The 'Mantans', Konsultan Kuliner di FB? Hah... ? dan masih ada beberapa cerita yang menurutku cukup menarik dan menyuguhkan sesuatu yang unik dan menonjol dalam cerita.
Dari sekian banyak cerita, ada sebuah tulisan ini yang membuatku meletakkannya dalam posisi "my favorit story".
Keputusan Terbaik
Apa yang membuatnya spesial? Jika dibandingkan cerita yang lain, 'porsi' fesbuk dalam tulisan ini sangat sedikit. Bisa dibilang hanya menjadi secuil kecil dari rentetan cerita yang diuraikan. Namun, terlepas dari 'porsi' yang sedikit, ternyata fesbuk dalam cerita ini menjadi sesuatu yang terlihat sangat mengena. Facebook menjadi penyambung cinta antara ibu dan anak. Sekaligus membuat 'sosok' fesbuk yang tadinya hanya 'begitu-begitu saja' berubah menjadi sangat spesial.
Di akhir review ini saya hanya ingin mengucapkan mohon maaf untuk segala kritikannya dan jempol-salut untuk para emak yang telah berhasil menuangkan isi kepalanya hingga menjadi sebuah buku.
Sejak tahun 2008, Indonesia telah diguncang dengan kemunculan Facebook. Sempat muncul pesaing bernama Twitter, tetapi tampaknya masih tidak mampu merobohkan kegagahan Facebook. Tidak dipungkiri bahwa kejayaan ini tidak lepas dari usaha Mark Zuckerberg dalam membangun dunia Facebook. Uniknya di salah satu blog saya membaca bahwa facebook awalnya adalah situs untuk kontak jodoh. Well, kalau melihat berbagai fitur yang tersedia saat ini, tidak dipungkiri memang sangat mendukung untuk menjadikan Facebook sebagai "biro jodoh". hahaha
Bisa dilihat sekarang kan, bagaimana fesbuk ternyata sangat berjodoh dengan warga Indonesia. Jodoh memang tidak akan ke mana :P
Berjodohnya fesbuk ini ternyata ditanggapi dengan baik oleh para emak yang rupanya juga 'berjodoh' dengan situs jejaring yang satu ini.
"Emak-Emak Fesbuker Mencari Cinta"
Membaca judul di atas saya pribadi tertarik dengan buku bersampul dasar pink ini. Mungkin tidak hanya perempuan yang berstatus emak, tapi para gadis pun akan bertanya-tanya setelah membaca judulnya, "Gimana ya para emak 'pecandu' fesbuk bergulat dengan yang namanya facebook?"
Maka sukses lah, judul, penampilan sekaligus sinopsis buku ini menarik minat pembeli yang gandrung dengan facebook.
Seperti yang diperkirakan di awal, buku ini memang berisi kumpulan cerita dari para emak-emak saat "berkumpul" dengan fesbuk. Namun, saya pribadi merasa sebagian tulisan menceritakan hal yang sama. Kurang lebih poin cerita berisi pengalaman pertama ketemu fesbuk yang tidak terlalu dikenal, kemudian tentang positif-negatifnya fesbuk tergantung dari si pemakai, fesbuk melancarkan bisnis onlen, fesbuk bisa mempertemukan si Emak dengan teman-teman jadulnya.
Jujur, saya merasa bahwa tidak menemukan bagian yang menggemaskan pada cerita-cerita para emak ini. Setiap menemukan cerita yang 'senada', saya hanya bergumam, "Oh...sama kayak yang tadi." Memang beda cara penyampaiannya teatapi saya melihatnya penulis tidak memiliki fokus cerita, tidak ada sesuatu yang spesial dan (maaf) terasa monoton. Bahkan untuk contoh-contoh kasus yang disuguhkan pun hampir sama antara cerita satu dengan cerita yang lain.
Namun, terlepas dari semua kekurangan tersebut, saya menemukan cerita-cerita yang menurutku cantik dan ada poin yang ditonjolkan di sana. Di antaranya "Bukan Cinta Pertama" dimana saya merasa cerita ini layak untuk dijadikan ikon untuk buku ini. Si emak di sini menitik-beratkan pada cinta yang ditemukan lewat Facebook, sangat cocok dengan judul pada buku ini.
Selain itu masih ada beberapa cerita yang saya nikmati, seperti 'Dalam Sekelipan Mata', The 'Mantans', Konsultan Kuliner di FB? Hah... ? dan masih ada beberapa cerita yang menurutku cukup menarik dan menyuguhkan sesuatu yang unik dan menonjol dalam cerita.
Dari sekian banyak cerita, ada sebuah tulisan ini yang membuatku meletakkannya dalam posisi "my favorit story".
Keputusan Terbaik
Apa yang membuatnya spesial? Jika dibandingkan cerita yang lain, 'porsi' fesbuk dalam tulisan ini sangat sedikit. Bisa dibilang hanya menjadi secuil kecil dari rentetan cerita yang diuraikan. Namun, terlepas dari 'porsi' yang sedikit, ternyata fesbuk dalam cerita ini menjadi sesuatu yang terlihat sangat mengena. Facebook menjadi penyambung cinta antara ibu dan anak. Sekaligus membuat 'sosok' fesbuk yang tadinya hanya 'begitu-begitu saja' berubah menjadi sangat spesial.
Di akhir review ini saya hanya ingin mengucapkan mohon maaf untuk segala kritikannya dan jempol-salut untuk para emak yang telah berhasil menuangkan isi kepalanya hingga menjadi sebuah buku.
Sabtu, 22 Oktober 2011
SMA ouhhh SMA !! :D
kita Flashback sebentar *walaupun sebenarnya saya suka sekali terbang kemasa lalu, entah kenapa menurut saya dan untuk saya dunia masa lalu itu Indah.. hehehe. apalagi sebelum memasuki dunia yang disebut perkuliahan dimana kita sudah memiliki tanggung jawab yang lebih besar lagi sebagai seorang MAHASISWA namanya aja udah MAHA jadii yaa pasti lebih besar tanggung jawabnya, dari segala aspek.. hehhee.. biarpun udah jadi mahasiswa saya itu masih bersifat kekanak2an, tapi saya bisa menempatkan dimana saya harus jadi dewasa koq..
iyaaa Dunia SMA, bener kata lagunya Chrisye "tiada masa paling indah masa.masa di sekolah" [nyanyi.nyanyi]
iyaaa Dunia SMA, bener kata lagunya Chrisye "tiada masa paling indah masa.masa di sekolah" [nyanyi.nyanyi]
yaa aku begitu sedih saat ada yang namanya kata "PERPISAHAN" aku benci banget kata itu, apalagi kalo harus berpisah sama orang2 yang kita sayang.. tapi itulah hidup, ada kalanya dimana kita bertemu dan ada kalanya pertemuan itu diakhiri dengan perpisahan, yaa seperti siklus kehidupan.. dan itu sudah hukum alam..
Tak pernah aku sangka, aku menjalani dunia SMA dimana saat proses pertumbuhan dari anak2 ke remaja disaat kita masih labil dan proses pencarian jati diri, ini semua aku jalanai dengan Indah.. hari2ku selalu penuh warna, senyuman, tawa bahagia maupun air mata.. masa dimana aku mengetahui apa arti persahabatan, cinta, bahkan saingan atau bahasa kasarnya musuh.. hahaha tapii itu semualah yang bikin kehidupanku LUAR BIASA ga monoton..
Langganan:
Komentar (Atom)




